Kamera dengan Konektifitas Mumpuni- Samsung NX300 Review

Perbedaan kualitas antara ponsel dan kamera saku (pocket camera) yang tidak jauh berbeda, apalagi mahal dan besarnya fisik DSLR membuat CSC (Compact System Camera) menjadi pilihan cerdas. Seperti pada kamera terbaru Samsung, yakni: Kamera Samsung NX 300. Bagaimana kemampuannya?

Desain

Dimensi: 122 x 63.7 x 40.7mm; Bobot: 284 gram (body only)

Fisik NX 300 tentu jauh lebih compact dibandingkan dengan camera DSLR. Dengan bobot sebatas 548 gram saja (dengan lensa kit) pengguna yang terbiasa menenteng DSLR akan merasakan perbedaan signifikan sehingga betah berlama-lama bersama NX 300.

Samsung juga tampak menyajikan desain fusion retro-modern pada NX300. Klasik dengan balutan bahan kulit di sisi depan, sedangkan modern dengan sisi belakang yang didominasi area layar.

Switch power berada pada area yang sama dengan tombol shutter di sisi atas. Masih di sisi atas, tersedia pula mode dial dengan 8 pilihan mode, jog dial, plus sebuah tombol Direct Link yang berfungsi untuk menjalankan fitur AutoShare.

Disamping kanan layar terdapat rangkaian tombol dengan fungsi yang umum ditemukan pada kamera DSLR yang 5 diantaranya juga berfungsi sebagai tombol navigasi untuk mengontrol menu.

Layar

AMOLED with Touch (C-type Touch Control Enabled) and Tilt; 3.31 inci (84mm); WVGA ( 800 x 480 ) 768k dots (Pentile); 100% Filed of View

Selain menggunakan tombol fisik pengguna juga bisa memanfaatkan layar untuk navigasi antar menu yang lebih intuitif. Dalam masa pengujian, PULSA merasakan layar NX300 sangat responsif terhadap input sentuhan dari jari kami. Yang menarik Layar seluas 3.31 inci ini ditopang oleh rangka logam dengan dua pasang engsel yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan posisi layar. Posisi layar bisa disesuaikan dengan kemiringan hingga 90 derajat menghadap atas, atau 45 derajat menghadap ke bawah.
Lensa

Lensa Kit: 18-55mm f/3.5-5.6 OIS dengan tombol iFn; Kompatibel dengan lensa Samsung dengan mounting NX.

Pada paket penjualan Samsung menyertakan lensa kit standar dengan ukuran focal length 18-55mm dan aperture f/3.5-5.6. Yang menarik lensa ini dilengkapi dengan tombol iFn yang bisa digunakan untuk mengubah fungsi focus ring untuk digunakan mengatur nilai aperture, shutter speed, EV, ISO, white balance dan digital zoom.

Samsung NX300 kompatibel dengan setiap produk lensa Samsung dengan mounting NX, artinya lensa kit dari produk NX seri terdahulu atau yang akan datang bisa digunakan bersama NX300.
Bersama peluncuran NX300 beberapa waktu lalu, Samsung juga mengenalkan lensa 45mm f1.8 (2D/3D). Bersama NX300, lensa tersebut bisa digunakan untuk membuat foto dan video 3D. Lensa 45mm f1.8 (2D/3D) dijual secara terpisah dengan banderol harga sekitar Rp. 4,5 juta.

Bagi Anda yang memiliki koleksi  lensa dari brand lain, dipasaran tersedia lens mount adapter buatan pihak ketiga sehingga bisa mengawinkan body NX300 dengan koleksi lensa yang dimiliki. Tentunya dengan konsekuensi tidak berjalannya fitur autofocus.

Hardware dan Performa

Sensor: APS-C CMOS, 20.3 effective megapixel; DRIMe IV New Image Engine; Shutter speed: 30 to 1/6,000 seconds; Aperture: f/3.5-22 (wide), f/5.6-22 (tele); ISO: 100-25600; Exposure compensation; +/-3 EV

Samsung mengaplikasikan sistem Hybrid Auto Focus (AF) yang memungkinkan NX300 memotret secara cepat, akurat dan mendeteksi tingkat kontras dengan lebih baik. NX300 juga sangat bisa diandalkan untuk mengabadikan momen tertentu saat objek bergerak dengan cepat berkat shutter speed (kecepatan rana) yang mencapai 1/6000 detik dan kemampuan untuk menangkap 8,6 frame per detik dalam mode burst shoot.

Jangkauan ISO NX 300 tergolong cukup luas dari 100 hingga 25600 pada resolusi tertinggi dengan pengaturan manual sehingga siap digunakan pada kondisi pencahayaan yang variatif, sedang dalam mode ISO auto hanya mencapai 3200.

Sebagai kamera video NX 300 mampu merekan dalam resolusi Full HD dengan pilihan 60, 30 atau 24 frame per detik (fps) dalam format MP4 (H.264), hal tersebut sekaligus menjadikannya sangat bisa diandalkan untuk mengabadikan gambar bergerak.
Konektifitas

Wifi (IEEE 802.11b/g/n support Dual Channel); HDMI 1.4a; microUSB, NFC

Sektor ini menjadi bagian paling menarik bagi penggemar teknologi ponsel seperti kami. Samsung menyertakan pilihan konektifitas wifi pada NX 300 yang memungkinkannya terhubung ke perangkat komputer, Samsung Smart HDTV (menggunakan software AllShare) dan perangkat Android atau iOS (menggunakan aplikasi Samsung Smart Camera 2.0) tanpa sambungan kabel.

Di versi 2.0 ini, aplikasi Samsung Smart Camera telah mengintegrasikan 3 aplikasi dengan fungsi berbeda yang sebelumnya terpisah. Ketiga fungsi tersebut adalah AutoShare, MobileLink dan Remote Viewfinder.

Ketika diaktifkan fitur AutoShare akan membuat setiap gambar yang diabadikan menggunakan NX300 langsung terkirim ke ponsel atau tablet Android/iOS dalam hitungan detik, sementara MobileLink memiliki fungsi yang agak mirip dengan AutoShare hanya saja pengguna harus memilih foto mana yang di kirimkan ke ponsel atau tablet. Selain itu MobileLink juga mempunyai fungsi sinkronisasi folder antara kamera dan ponsel/tablet.

Fungsi terakhir adalah Remote Viewfinder. Sesuai namanya, pengguna bisa memfungsikan smartphone miliknya sebagai viewfinder. Tak cuma bisa melihat foto yang akan dipotret oleh NX300, pengguna juga dapat menyesuaikan beberapa pengaturan, termasuk zoom in/out dan menekan shutter melalui ponsel.

Untuk bisa menggunakan aplikasi ini, pengguna sebelumnya harus  menghubungkan (pairing) NX300 dan ponsel yang dipermudah dengan tombol direct link dan konektifitas NFC. Sehingga pengguna tinggal menempelkan NX300 dengan ponsel yang juga memiliki konektifitas NFC.

Selain itu tersedia pula pilihan untuk mengupload foto dari NX300 ke layanan cloud dan jejaring sosial seperti Microsoft Skydrive, Facebook, Picasa atau YouTube. Dan layar sentuh NX 300 memudahkan proses login ke sejumlah layanan tersebut.

Fitur Lain


NX300 memiliki sejumlah mode pengambilan standar seperti Auto, Program, Shutter Priority, Manual dan Lens Priority yang bisa ditentukan dengan memutar mode dial.

Ada pula Samsung Smart Mode yang terdiri dari 14 mode yang bisa disesuaikan dengan kondisi objek dan pencahayaan disekitarnya.

Beberapa contoh Smart Mode diantaranya adalah Beauty Face yang secara otomatis memperhalus area wajah objek,Best Face yang didesain untuk gruop shot yang akan menangkap 5 gambar berurutan sehingga pengguna bisa menentukan ekspresi wajah terbaik bagi setiap orang kemudian menyatukannya, Action Freeze untuk memotret objek yang bergerak cepat, Panorama dan lainnya.

Kelebihan
• Konektifitas nirkabel ke komputer atau gadget Android dan iOS
• AutoShare, Mobile Link, dan Remote Viewfinder melalui Samsung Smart Camera 2.0
• Smart Mode
• Layar Sentuh Membuat Pengoperasian Lebih Intuitif
• Perekam Video Full HD

Kekurangan
• Lampu Flash Terpisah dari Body

Kesimpulan
NX300 tidak hanya sanggup memenuhi tuntutan Anda akan kualitas yang tidak mampu dipenuhi oleh perangkat smartphone atau tablet, melainkan juga akan memanjakan pengguna pemula sekalipun dengan kemudahan pengoperasian dan fitur yang mumpuni terutama di sektor konektifitas.